Persyaratan


  1. Warga Negara Indonesia (laki-laki/perempuan).
  2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
  4. Tidak pernah terlibat tindak pidana.
  5. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.
  6. Berpendidikan minimal SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan:
    1. Lulusan SMA/SMK/MA tahun 2018, nilai rata-rata ijazah minimal 80. Sedangkan untuk lulusan SMA/SMK/MA tahun 2019, nilai rata-rata rapor semester 1 s/d semester 5 minimal 80, dan/atau;
    2. Memiliki kecerdasan istimewa, yaitu peserta seleksi memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi, diukur dengan skor hasil psikotes. Dengan IQ minimal 120 dan nilai rata-rata rapor minimal 80, dan/atau;
    3. Memiliki prestasi olimpiade, yaitu peserta seleksi yang memiliki prestasi akademis/olimpiade bidang sains/keilmuan tingkat nasional dan/atau internasional. Dengan IQ minimal 110 dan nilai rata-rata rapor minimal 80, dan/atau;
    4. Memiliki keahlian IT, yaitu peserta seleksi yang memiliki keterampilan di bidang IT seperti: Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Multimedia. Dengan IQ minimal 110 dan nilai rata-rata rapor minimal 80, dan/atau;
    5. Memiliki keahlian bahasa, yaitu peserta seleksi yang memiliki keterampilan berbahasa asing dengan standar minimal sebagai berikut: Inggris (Toefl min 500), Jerman (Level B), Arab (al-marhalat al mutawassitah), Korea (TOPIK II), Mandarin (HSK menengah), dan Rusia (level 1). Dengan IQ minimal 110 dan nilai rata-rata rapor minimal 75, dan/atau;
    6. Memiliki keahlian beladiri, yaitu peserta seleksi yang memiliki keterampilan beladiri, di antaranya: Pencak Silat, Karate, Judo, Taekwondo, Jujitsu, Wushu, Kempo, dan beladiri lainnya dengan minimal sabuk hitam/setara. IQ minimal 110 dan nilai rata-rata rapor minimal 75, dan/atau;
    7. Pernah menjadi anggota Paskibraka Nasional. Dengan IQ minimal 110 dan nilai rata-rata rapor minimal 75, dan/atau;
    8. Kekhususan lain, yaitu peserta seleksi yang memiliki kekhususan dan dipilih berdasarkan pertimbangan Pimpinan STIN dan BIN untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan organisasi.
  7. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
  8. Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum pernah punya anak biologis (laki-laki).
  9. Tidak bertato dan/atau memiliki bekas tato.
  10. Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan).
  11. Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh manapun (laki-laki).
  12. Sehat jasmani, rohani dan tidak pernah mengalami patah tulang.
  13. Apabila berkacamata, maksimal ukuran ¾ + (plus) atau – (minus).
  14. Tidak buta warna.
  15. Tinggi badan minimal laki-laki 165 cm, perempuan minimal 155 cm, dan berat badan ideal.
  16. Usia pada tanggal 31 Desember 2019 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 20 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir).
  17. Mendapatkan persetujuan orang tua atau wali yang dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua/wali.
  18. Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN tidak dipungut biaya kecuali biaya mengikuti SKD.